Mentoring ROHIS-Ukhuwah Islamiyah

 

Mentoring ROHIS-Ukhuwah Islamiyah

Mentoring ROHIS-Ukhuwah Islamiyah

TUJUAN

  • Peserta memahami makna dan hakekat UI
  • Peserta mengetahui perbedaan UI dan Ukhuwah Jahiliyah
  • Peserta mengetahui hal-hal yang menguatkan ukhuwah dan buah dari UI

RINCIAN BAHASAN

Makna Ukhuwah Islamiyah

* Menurut Imam Hasan Al-Banna : Ukhuwah Islamiyah adalah keterikatan hati dan jiwa satu sama lain dengan ikatan Aqidah.

Hakekat Ukhuwah Islamiyah 1. Nikmat Allah (QS.3 : 103)

  1. Perumpamaan tali tasbih (QS.43 : 67) 3. Merupakan arahan Rabbani (QS.8 : 63)
  2. Merupakan cermin kekuatan iman (QS.49 : 10)

Perbedaan UI dan Ukhuwah Jahiliyah

* Ukhuwah Islamiyah bersifat abadi dan universal karena berdasarkan aqidah dan syariat Islam.

Ukhuwah Jahiliyah bersifat temprorer (terbatas pada waktu dan tempat), yaitu ikatan selain ikatan aqidah (misal : ikatan keturunan [orang tua-anak], perkawinan, nasionalisme, kesukuan, kebangsaan, dan kepentingan pribadi)

Hal-hal yang menguatkan Ukhuwah Islamiyah :

  1. Memberitahukan kecintaan kepada yang kita cintaiHadits yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik bahwa Rasulullah bersabda : ‘Ada seseorang berada di samping Rasulullah lalu salah seorang sahabat berlalu didepannya. Orang yang di samping Rasulullah tadi berkata : `Aku mencintai dia, ya Rasulullah`. Lalu Nabi menjawab : `Apakah kamu telah memberitahukan kepadanya?` Orang tersebut menjawab : `Belum`. Kemudian Rasulullah bersabda:`Beritahukan kepadanya`. Lalu orang tersebut memberitahukan kepadanya seraya berkata ;`Sesungguhnya aku mencintaimu karena Allah`.Kemudian orang yang dicintai itu menjawab :`Semoga Allah mencintaimu karena engkau mencintaiku karena-Nya.”
  2. Memohon dido’akan bila berpisah” Tidak seorang hamba mukmin berdo’a untuk saudaranya dari kejauhan melainkan malaikat berkata :’Dan bagimu juga seperti itu.” (HR.Muslim)
  3. Menunjukkan kegembiraan dan senyuman bila berjumpa“Janganlah engkau meremehkan kebaikan (apa saja yang datang dari saudaramu), Dan jika kamu berjumpa dengan saudaramu maka berikan dia senyum kegembiraan.” (HR.Muslim)
  4. Berjabat tangan bila berjumpa (kecuali non muhrim)“Tidak ada dua orang mukmin yang berjumpa lalu berjabatan tangan melainkan keduanya diampuni dosanya sebelum berpisah.” (HR.Abu Daud dari Barra’)
  5. Sering bersilaturahmi (mengunjungi saudara)Imam Malik meriwayatkan : Berkata Nabi bahwa Allah berfirman:”Pasti akan mendapat cinta-Ku orang-orang yang mencintai karena Aku, dimana keduanyasaling berkunjung karena Aku dan saling memberi karena Aku.”
  6. Memberikan hadiah pada waktu-waktu tertentu“Hendaklah kalian saling memberi hadiah karena hadiah itu dapat mewariskan rasa cinta dan menghilangkan kekotoran hati.” (HR. Imam Dailami dari Anas)
  7. Memperhatikan saudaranya dan membantu keperluannya“Siapa yang meringankan beban penderitaan seorang mukmin di dunia pasti Allah akan meringankan beban penderitaan di akhirat kelak. Siapa yang memudahkan orang yang dalam dalam keadaan susah pasti Allah akan memudahkan urusannya di dunia dan akhirat. Siapa yang menutupi aib seorang muslim pasti Allah akan menutupi aibnya di dunia dan akhirat. Dan Allah akan selalu menolong hamba-Nya jika hamba tersebut menolong saudar-Nya.” (HR. Muslim)
  8. Memenuhi hak ukhuwah saudaranya” Hak seorang muslim atas muslim ada enam, yaitu jika bertemu maka ucapkan salam kepadanya, jika diundang maka penuhilah, jika dinasehati maka nasehati pulalah dia, jika bersin maka doakanlah, jika sakit kunjungilah dan jika meninggal maka antarkanlah ke kubur.” (HR. Muslim dan Abu Hurairah)
  9. Mengucapkan selamat berkenaan dengan saat-saat keberhasilan” Barangsiapa mengucapkan selamat kepada saudaranya ketika saudaranya mendapat kebahagiaan niscaya Allah menggembirakannya pada hari kiamat.” (HR. Thabrani)

Buah Ukhuwah Islamiyah

  1. Merasakan lezatnya Iman” Tiga perkara yang barangsiapa terdapat padanya tiga perkara tersebut maka ia akan merasakan lezatnya iman, yaitu: jika ia mencintai Allah dan Rasul-Nya lebih dari mencintai yang lain, merasa cinta karena Allah dan benci karena Allah pula, lebih menyukai api neraka yang menyala daripada harus berbuat syirik kepada Allah.” (HR. Muslim)
  2. Mendapatkan perlindungan Allah di hari kiamat (termasuk dalam 7 golongan yang dilindungi)” Allah berfirman pada hari kiamat: ‘Dimana orang-orang yang menjalin rasa cinta karena aku ?’ Hari ini pada saat tidak ada lagi naungan apapun kecuali naungan-Ku. Ada sebanyak 7 kelompok dari mereka itu yang mendapat perlindungan-Nya saja. Sebagaimana diriwayatkan Asy-Syaikhanibahwa diantara yang 7 kelompok itu adalah dua orang yang menjalin cinta karena Allah, berkumpul karena Allah, dan berpisah karena Allah juga.” (HR. Ibnu Hibban dan Hakim dari Anas ra)
  3. Mendapatkan tempat khusus di surga (QS.15 : 45-48)” Sesunguhnya di sekitar Arsy terdapat mimbar-mimbar dari cahaya, yang diatasnya terdapat suatu kaum yang menggunakaan pakaian cahaya. Wajah mereka bercahaya, dan mereka itu bukan Nabi juga bukan para syuhada. Akan tetapi para Nabi dan syuhada tertegun (merasa iri) kepada mereka sehingga berkata : ‘ Hai Rasulullah, tolong beritahu siapa gerangan mereka itu ?’ Beliau menjawab : ‘ Mereka adalah orang yang menjalin cinta karena Alah, dan saling bermajlis karena Allah, dan saling mengunjungi karena Allah semata.” (HR. Nasa’i)

DISKUSI

Saat ini umat Islam di dunia mudah dipecah-belah dan sulit untuk bersatu, apa saja yang menyebabkan hal itu ?

REFERENSI

  • Ust. Husni Adham Jarror, Bercinta dan bersaudara karena Allah , GIP
  • Abdullah Nasih ‘Ulwan, Meraih nikmatnya iman
  • Rahasia Sukses Ikhwan Membina Persaudaraan di Jalan Allah, Asadudin Press
  • Panduan Aktivis Harokah, Al-Ummah

Sekolah JosGandos
Madrasah JosGandos
SMK JosGandos
Kuliah JosGandos
Beasiswa JosGandos
Ekskul JosGandos
AKM JosGandos
Literasi JosGandos
PPDB JosGandos